Kapolres Janji akan Tuntaskan Kasus “Balad Berdarah”
Taliwang – Kapolres Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), AKBP Teddy S berjanji akan mengusut tuntas kasus penyerangan yang diduga dilakukan kelompok pencuri ternak terhadap sejumlah masyarakat yang dikenal dengan kasus “Balad Berdarah”.
Diakui Teddy, Polres KSB masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian ternak yang terjadi dipantai Balad, termasuk melakukan koordinasi lebih lanjut dengan kepolisian di Lombok Timur, Lombok Tengah dan Sumbawa. “Kami bangun komunikasi dengan Polres lain untuk mengungkap kasus tersebut,” ucap Teddy S.
Teddy tidak membantah jika pihaknya mengalami sedikit kesulitan untuk mencari bukti kuat untuk mengarah kepada pelaku. Meskipun ada kendala, dirinya berjanji akan tetap menuntaskan kasus tersebut. “Sebenarnya sudah ada petunjuk, hanya saja belum bisa kita ekspos, karena ada beberapa hal yang dianggap bisa mengambat proses penyelidikan,” lanjut Teddy S.
Masih keterangan Teddy S, koordinasi yang dilakukan dengan Polres Lotim, Loteng dan Sumbawa itu penting dilakukan, untuk mengetahui secara pasti terkait kapal apa saja yang beroperasi disekitar periaran tersebut pada saat kejadian berlangsung. “Kita ingin tahu, kapal apa saja yang beroperasi disaat kejadian itu berlangsung,” terang Teddy S.
Dalam kasus pencurian ternak ini, lima warga Balad menjadi korban keganasan para pelaku yang diperkirakan mencapai puluhan orang. Sejak peristiwa itu terjadi, sampai saat ini masyarakat Balad masih trauma.
Disisi lain, Kapolres juga menjelaskan, saat aksi terjadi para pelaku ternyata menggunakan senjatan rakitan. “Proyektil yang bersarang disalah satu korbannya ternyata paku dan itu berasal dari senjata rakitan,” akunya.
Sebelumnya, Kapolda NTB Brigjen Pol M Iriawan memberikan atensi khusus dalam kasus tersebut. Jenderal bintang satu ini bahkan meminta kepada kapolres KSB yang baru untuk bisa menuntaskan kasus tersebut. “Ini akan menjadi tugas Kapolres yang baru guna mengusut tuntas kasus itu,” kata Kapolda NTB belum lama ini.(SBP-01)